Perencanaan Pembangunan Pelabuhan Laut

pelabuhan

Perencanaan Pembangunan Pelabuhan Laut

Seperti halnya dengan bandara, pelabuhan laut juga memiliki fungsi yang sangat penting untuk kehidupan manusia pada prasarana yang menunjang pembangunan. Jika bandara adalah prasarana alternative modern, maka pelabuhan laut sudah ada sejak dahulu, nenek moyang kita sudah menggunakan kapal-kapal laut untuk berbagai macam kelangsungan kehidupan manusia.

Perencanan pembangunan pelabuhan laut memang memakan banyak biaya yang sangat besar. Oleh kerena itu sanngat diperlukan perhitungan serta pertimbangan yang matang sebelum melakukan pembangunan pelabuhan tersebut. Pertimbangan dalam perencanaan pembangunan pelabuhan biasanya didasarkan pada pertimbangan-pertimbangan yang ekonomis, politis dan teknis. Perencanaan yang paling penting adalah pertimbangan ekonomis. Secara teknis hampir semua semua pelabuhan-pelabuhan dapat di bangun, oleh karenanya diperlukan teknis yang dapat menyesuaikan. Masalah ekonomis dapat dengan mudah di perhitungkan berdasarkan tujuan dari pembangunan pelabuhan itu sendiri.

Perencanaan Pembangunan Pelabuhan Laut

Persyaratan Dan Perlengkapan Pembangunan Pelabuhan

Pelabuhan adalah daerah yang terlindungi dari semua pengaruh gelombang sehingga kapal dapat berlabuh dengan aman untuk bongkar muat barang, menaik turunkan penumpang, sebagai tempat mengisi bahan bakar, melakukan perbaikan kapal dan sebagainya. Untuk memberikan pelayanan yang baik maka pelabuhan harus memenuhi beberapa persyaratan berikut ini :

  • Harus terdapat hubungan yang mudah antara tranportasi air dan darat sepeti jalan raya dan kereta api, supaya akses barang-barang dapat diangkut dari kendaraan darat ke kapal di pelabuhan dengan cepat dan praktis.
  • Pelabuhan harus berada disuatu lokasi yang mempunyai daerah belakang (daerah pengaruh) dengan populasi pemukiman penduduk yang cukup padat.
  • Pelabuhan harus memiliki kedalaman air dan lebar alur yang cukup untuk berlabuhnya kapal-kapal.
  • Kapal-kapal yang mencapai pelabuhan harus mampu membuang dan memiliki jangkar selama berlabuh ke pelabuhan/dermaga.
  • Pelabuhan harus mamiliki fasilitas bongkar muat barang (kran, dsbnya) dan memiliki fasilitas gudang penyimpanan barang.
  • Pelabuhan harus memiliki fasilitas tempat untuk mereparasi kapal-kapal.

Baca Juga : Rubber Fender untuk Perlengkapan Dermaga/Pelabuhan

Dermaga

Fungsi-Fungsi Bangunan yang Terdapat di Pelabuhan

  1. Pemecah Gelombang Laut : berguna untuk melindungi daerah perairan di pelabuhan dari gangguan gelombang laut. Gelombang yang datang dari laut lepas nantinya akan dihalangi oleh bangunan ini.
  2. Alur Pelayaran : berfungsi untuk mengarahkan kapal-kapal saat akan keluar/masuk pelabuhan. Alur pelayaran tersebut harus memiliki kedalaman dan lebar yang cukup dilalui kapal-kapal.
  3. Kolam Pelabuhan :  Bangunan tersebut merupakan daerah perairan dimana kapal berlabuh untuk melakukan aktivitas bongkar muat dan sebagai tempat kapal melakukan gerakan untuk memutar (dikolam putar).
  4. Dermaga adalah bangunan tempat sandarnya kapal-kapal yang digunakan untuk merapat dan menambatnya pada saat bongkar muat barang.
  5. Alat Penambatan : digunakan untuk menambatkan kapal pada saat merapat di dermaga maupun menuggu diperairan sebelum kapal merapat didermaga.
  6. Gudang : Gudang harus terletak di belakang dermaga sebagai tempat penyimpanan barang- barang yang harus menunggu pengapalan selanjutnya.
  7. Gedung terminal : untuk keperluan administrasi pelabuhan.

Baca Juga : Tempat Tambatan Tali Kapal (Bollard)