Komponen, Struktur, Dan Manfaat Konstruksi Jembatan

komponen, struktur, dan manfaat konstruksi jembatan

Komponen, Struktur, Dan Manfaat Konstruksi Jembatan

Sebelum itu, pernahkah anda melewati sebuah konstruksi yang bernama jembatan?

Biasanya anda akan menemukan jembatan ketika anda melewati suatu jalan yang terputus karena adanya sungai, lembah ataupun jurang dan jalan lainnya. Jembatan memiliki fungsi sebagai penghubung antar jalan hingga antar pulau yang jaraknya berdekatan sehingga kita bisa melewati dan menyebranginya sampai ke tujuan. Konstruksi jenis ini sangat penting pada kondisi tersebut karena dapat menyingkat waktu seseorang untuk menuju ke suatu tempat tertentu yang dibatasi sungai atau lembah.

Sebagai salah satu konstruksi sarana yang sangat penting, maka bahan baku dari konstruksi tersebut sudah seharusnya dibangun dengan bahan dasar yang baik dan berkualitas. Pada pembangunan pondasi dibuat sedemikan rupa untuk meminimalisir terjadinya kerusakan komponen yang sangat parah di kemudian hari. Pondasi tersebut mempunyai fungsi untuk menopang serta menahan segala beban pada jembatan sampai ke dasar tanah. Adapun alat yang biasa digunakan untuk instrument daripada jembatan ini adalah plezometer, inclinometer, PDA dan lain sebagainya.

jembatan

Jenis-jenis pondasi yang biasa dipergunakan pada konstruksi jembatan antara lain steel pile, reinforced concrete pile, precasr prestressed concrete pile, composite piles, concrete cast in place. Pondasi yang kuat akan membuat jembatan dapat berfungsi dengan baik dan layak serta dapat menahan segala beban yang nantinya diterima oleh jembatan. Berikut adalah pengertian komponen, struktur dan manfaat konstruksi jembatan.

Komponen Jembatan

Berikut ini adalah beberapa komponen yang digunakan pada konstruksi jembatan :

Bearing : Bearing merupakan bantalan yang berfungsi untuk mengurangi gesekan pada beton jembatan terhadap benda – benda yang bergerak baik secara linear maupun rotasi.

Baca Juga : Karet Elastomeric Bearing Pads Untuk Jembatan

Expansion Joint : merupakan salah satu komponen sambungan penting dengan sifat fleksibel sehingga saluran yang tersambung dapat bertoleransi dengan gerakan yang terjadi saat menerima beban.

Baca Juga : Karet Expansion Joint Seal Jembatan

Span : Adalah bentangan yang berlokasi antara dua intermediate pendukung. Untuk materialnya cukup beragam seperti beton, baja, kayu dan sebagainya. Penggunan material tergantung pada jenis beban yang nantinya akan diterima oleh jembatan.

Struktur Jembatan

Jembatan memiliki beberapa struktur, antara lain :

  • Jembatan Plat (Slab Bridge)

Jenis yang pertama ini adalah jembatan plat “slab bridge”. Struktur jembatan ini memiliki fungsi untuk menyalurkan benda yang bersifat baik beban mati maupun beban hidup.

  • Jembatan Plat Berongga (Voided Slab Bridge)

Jenis jembatan yang kedua ini memiliki plat berongga atau voided slab bridge. Pada jembatan ini plat beton prategang yang dipergunakan untuk sungai atau lokasi yang memiliki bentangan jarak yang jauh lebih panjang.

  • Jembatan Gelagar (Girder Bridge)

Jenis jembatan yang ketiga ini bernama gelagar “Girder Bridge”. Pada jenis jembatan ini hanya terdiri dari satu girder, dengan tambahan box girder sekaligus U/V Girder.

  • Jembatan Rangka (Truss Bridge)

Jenis jembatan selanjutnya adalah jembatan rangka “Truss Bridge”. Pada penyusunan jembatan ini berupa rangka yang membentuk bangunan segitiga. Adapun struktur truss yang diharuskan untuk terhubung dan ditekankan kepada beban dinamis yang diterima oleh jembatan nantinya.

  • Jembatan Pelengkung (Arch Bridge)

Jembatan yang satu ini merupakan jembatan pelengkung “Arch Bridge merupakan sebuah jembatan yang memiliki struktur setengah lingkaran. Selain itu, terdapat juga dua abutmen pada kedua sisi jembatan.

  • Jembatan Gantung (Suspension Bridge)

Jembatan Gantung “Suspension Bridge” Merupakan salah satu jembatan yang memiliki fungsi sebagai pemikul dari beban yang melewati di jembatan. Beban yang lewat di atas jembatan akan di tahan oleh tali atau kabel penahan yang menjadikan 2 pasang menara dan 2 pasang blok angkur menjadi sebuah penumpu jembatan.

  • Jembatan Kabel (Cable Stayed Bridge)

Jembatan Kabel “Cable Stayed bridege” memiliki struktur yang terbuat dari kabel baja yang sangat kuat.

  • Jembatan Cantilever (Cable Stayed Bridge)

Pada sistem seperti Jembatan Cantilever ini, maka balok dari jembatan tersebut dicor atau dipasang segmen demi segmen sebagai kantilever di kedua sisi jembatan tersebut. Hal tersebut dimaksudkan agar jembatan seimbang.

Manfaat Jembatan

Manfat dari jembatan memiliki beberapa, antara lain :

  1. Memperlancar pertumbuhan perekonomian.
  2. Pemerataan dibidang perekonomian dengan adanya jembatan sebagai penghubung.
  3. Pertukaran budaya antar daerah.
  4. Mempermudah sarana dan prasarana masyarakat.

Baca Juga : Pengertian, Sejarah, Fungsi Dan jenis Jembatan

Demikian sedikit informasi yang dapat kami berikan tentang komponen, struktur serta manfaat dari konstruksi jembatan. Bagi anda yang membutuhkan karet konstruksi jembatan silahkan anda bisa menghubungi CV.Gada Bina usaha yang sudah sangat professional dan berpengalaman di bidang karet konstruksi dermaga, jembatan dan bangunan.