Jenis-Jenis Kapal Laut Serta Fungsinya

Jenis-Jenis Kapal Laut Serta Fungsinya

Jenis-Jenis Kapal Laut serta Fungsinya

Kapal laut memiliki banyak sekali manfaat hingga saat ini. Meskipun keberadaannya sudah ditemukan sejak zaman dahulu, fitur dan manfaatnya selalu mengalami kemajuan seiring berjalannya waktu. Dalam hal seperti ini, ada banyak sekali jenis kapal-kapal di dunia, termasuk juga di indonesia.

Mengenal Jenis-Jenis dari Kapal Laut

Mengingat kebutuhan akan transportasi dinilai tak terbatas, maka inovasi pembuatan kapal untuk berlayar dilaut lepas ini semakin diperhatikan. Di samping kebutuhan transportasi, ada banyak jenis kapal yang sudah dioperasikan. Berikut ini jenis-jenis kapal yang berlayar di lautan beserta fungsinya yang sangat penting diketahui.

  • Kapal Feri

Bagi yang gemar transmigrasi, adanya kapal feri ini tentu saja sangat bersahabat. Karena kapal yang satu ini merupakan salah satu dari jenis kapal penumpang yang digunakan berlayar dengan jarak dekat, seperti berlayar antar pulau. Penggunaan kapal feri sendiri cukup berperan besar di indonesia.

Kapal feri sudah memenuhi syarat-syarat pelayaran di laut dan dipakai diberbagai aktivitas masyarakat untuk perjalanan di laut. Tempat berlabuhnya seringkali dibuat khusus untuk sandarnya kapal dengan cepat serta penurunan dan pengisian yang mudah.

  • Kapal Barang

Sesuai dengan penamaannya, kapal ini memiliki fungsi sebagai kapal pengangkut barang. Jenis kapal laut yang kerap dikenal masyarakat awam dengan sebutan kapal cargo ship, kapal ini adalah segala jenis kapal yang dapat membawa muatan barang perdagangan skala internasional, dapat menyusuri lautan dan berbagai samudra dunia setiap tahunnya.

Kapal ini di Indonesia, digunakan untuk mendistribusikan bahan pangan antar pulau. Dengan adanya kapal tersebut, maka pemenuhan kebutuhan menjadi lebih praktis dan mudah.

Dengan adanya kapal ini, maka pemerataan dalam mendistribusikan kebutuhan pun juga akan semakin praktis. Kapal cargo ship pada umumnya di desain khusus serta dilengkapi dengan tambahan crane dan mekanisme lainnya sebagai alat bantu bongkar muat serta dibuat dalam beberapa ukuran.

Baca Juga : Jenis-Jenis Bollard

  • Kapal Pesiar

Dengan adanya keberadaan kapal pesiar ini sangat bermanfaat dalam dunia pariwisata. Jenis kapal ini membantu penumpangnya kenyamanan serta lebih mudah menikmati keindahan suasana lautan dengan menyediakan fasilitas hotel berbintang dan berbagai fasilitas mewah sebagai pendukungnya.

Dengan fungsi yang dimilikinya, design kapal ini harus memiliki bentuk yang indah dan mewah sebagai daya tariknya. Sebagian kapal pesiar yang memiliki rute pelayaran yang selalu kembali berlabuh di titik awal keberangkatannya. Lama pelayaran kapal pesiar sangat bermacam-macam, tergantung dengan jarak jauh dekat rute kapal tersebut.

Kapal pesiar sangat berbeda dengan kapal samudra yang mengantarkan orang dari satu tempat labuh ke pelabuhan lain, atau bahkan mengantar penumpang hingga antar benua. Jenis kapal yang satu ini memang dikhususkan sebagai kapal penumpang yang membutuhkan sarana rekreasi dan hiburan dalam wahana kapal.

  • Kapal Tanker

Kapal Tanker bermanfaat sebagai kapal pengangkut minyak dan semua bahan turunannya, kapal tanker memiliki desain lebih safety dibanding kapal lainnya. Umumnya, kapal tanker terbagi menjadi dari 2 jenis, yaitu Product Tanker dan Crude Carrier.

Oil Product Tanker merupakan jenis kapal tanker yang dikhususkan sebagai kapal pengangkut hasil tambang minyak mentah yang belum diolah. Saat dalam pengangkutan, barang dalam kapal ini dibedakan antara yang bersih dan kotor.

  • Kapal Derek

Sesuai dengan penamaannya, kapal derek memiliki fungsi sebagai kapal pengangkut barang berat. Kapal jenis tersebut biasa digunakan untuk membantu konstruksi proyek lepas pantai. Keunggulan lain dari kapal ini adalah kapal ini mampu mengangkat beban ratusan hingga ribuan ton.

  • Kapal Angkatan Laut

Kapal angkatan laut merupakan jenis kapal yang khusus digunakan untuk tugas militer dari angkatan laut. Sebagai kapal resmi negara, kapal angkatan laut memiliki keistimewaan tersendiri dibandingkan dengan jenis kapal lainnya. Setiap kapal angkatan laut dipasangi bendera kebangsaan sendiri-sendiri sebagai bentuk identitas dari kapal tersebut.

Tentara Nasional Indonesia AL memiliki kapal perang angkatan laut dengan berbagai macam jenis sesuai dengan fungsinya masing-masing. Beberapa contoh kapal tersenut adalah 6 kapal perang jenis Fregat, kapal rudal cepat, dan kapal patroli.

  • Kapal Penelitian

Pengerjaan penelitian dapat dilakukan menggunakan objek apa saja, termasuk juga segala spesimen yang ada di lautan. Dari berbagai cabang ilmu ada hubungannya dengan riset di lapangan yaitu di laut, tentu akan didukung oleh adanya kapal penelitian ini.

Jenis kapal laut ini didisain dengan khusus sebaga sarana keperluan peneliti dan investigator. Kapal yang sering disapa kapal riset ini memiliki beberapa jenis sesuai dengan penggunaannya. Beberapa contoh kapal ini seperti kapal riset sebagai oseanografi, hidrografi, perikanan, dan riset kutub

Tipe kapal riset yang paling mendunia adalah kapal HMS Beagle yang membawa Charles Darwin untuk membenarkan teori evolusi dan berlayar selama 5 tahun di kepulauan galapagos. Indonesia sendiri, memiliki kapal riset yang bernama Geomarin III yang dinaungi oleh Kementerian Energi dan Sumber daya mineral.

kapal

Tips Mencegah Kerusakan Kapal Saat Berlayar

Segala sesuatu yang dimanfaatkan, tentu membutuhkan perawatan supaya tidak mudah rusak dan memiliki daya guna yang tahan lama, termasuk kapal. Selain itu, perawatan terhapad kapal juga bertujuan menghindari resiko kecelakaan saat berlayar akibat performa kapal yang tidak maksimal.

Terdapat beberapa macam cara yang dapat dilakukan sebagai bentuk upaya perawatan untuk kapal laut. Berikut beberapa tips yang bisa diperhatikan.

Baca Juga : Rubber Fender Dermaga

1. Jadwal Pengoperasian Kapal Teratur

Pengoperasian kapal yang terjadwal dengan teratur akan memberikan metode perawatan yang teratur serta intens. Penyusunan jadwal pengoperasian kapal lebih baiknya dilakukan oleh orang yang ahli dan mampu memperkirakan kebutuhan dari kapal, kapan sebaiknya berlayar dan kapan kapal waktunya servis dilaksanakan. Tertib dalam mematuhi jadwal yang telah ditetapkan akan sangat baik untuk kesehatan mesin, awak kapal, maupun peralatan didalamnya.  Dengan begitu, kapal akan terawat dan memiliki masa berlayar lebih lama.

2. Tingkatkan Penjagaan Awak Kapal Dan Peralatannya

Tidak hanya jadwal berlayar saja yang diperhatikan, namun harus diimbangi dengan penjagaan awak kapal serta peralatannya supaya kondisi kapal tetap terjaga dan terawat saat kapal berlayar. Terlebih lagi yang digunakan untuk kapal yang difungsikan berlayar dengan jangka waktu yang lama, penjagaan awak kapal dan peralatannya sudah seharusnya diperhatikan.

Semakin ketat penjagaan kapal, maka akan semakin kecil kemungkinan terjadinya kesalahan operasi saat kapal akan berlayar. Termasuk akan segera teridentifikasinya kesalahan-kesalahan jika di tengah pelayaran ditemukan awak kapal atau peralatan yang tidak beres serta dapat segera ditangani.

3. Terdapat Kasifikasi Pekerjaan Dari Yang Paling Penting Dan Urgent Saat Pengidentifikasian terhadap jenis pengerjaan yang paling berat dan urgent dapat menjadikan upaya perawatan yang baik. Bukan berarti meremehkan pekerjaan yang mudah dan ringan, namun segala sesuatu sangat perlu adanya kerjasama agar dapat berjalan dengan maksimal.

Begitu juga kondisi pada kapal, dengan terdapatnya klasifikasi pekerjaan dari yang paling berat dan urgent dapat ditentukan sumber daya manusia yang kompeten untuk mengisi pekerjaan tersebut. Sumber daya manusia yang kompeten dapat ditugaskan sesuai porsinya untuk meminimalisir segala sesuatu kejadian yang merugikan mungkin akan terjadi.

4.Penomoran dan label 

Dalam penjagaan maupun pemeriksaan pada mesin serta suku cadang lain secara berkala, perlu adanya upaya penomoran dan label di item setiap suku cadang. Tak hanya itu saja, penomoran dan label memperkecil kemungkinan kesalahan atau kemungkinan data item suku cadang tertinggal.

Segala bentuk upaya untuk perawatan jenis-jenis kapal laut di atas dapat diterapkan secara bersinergi supaya kapal dapat terhindar dari resiko kerusakan yang kemungkinan terjadi saat berlayar. Demikian juga penggunaan jenis-jenis kapal, tetap harus disesuaikan dengan fungsinya agar kapal dapat semakin awet.