Jenis-Jenis Jetty Dermaga dan Kegunaannya

jetty dermaga

Jenis-Jenis Jetty Dermaga dan Kegunaannya

jetty

Apa yang Dimaksud dengan Jetty Dermaga

Jetty Dermaga merupakan salah satu dermaga yang menjorok ke laut dengan posisi yang tegak lurus. Jika dilihat dari kondisi topografinya di perairan, maka pemakaian jetty dermaga lebih tepat untuk perairan yang dangkal. Dikarenakan pengaplikasian jetty dermaga sangat ekonomis dengan kedalaman yang diperlukan untuk kapal pada saat akan menambat tali kapal yang cukup jauh. Selain itu, pengaplikasian jetty dermaga tidak membutuhkan pengerukan lumpur yang banyak.

Jetty dermaga merupakan bangunan dengan tegak lurus yang menjorok ke laut. Pemakaian jetty dermaga berfungsi dalam membatasi dan mengurangi endapan sedimen yang mengendap di pantai. Dengan demikian pada materi ini akan kami coba ulas mengenai peran penting dan penggunaan serta jenis dari bangunan Jetty Dermaga

Jetty dermaga adalah bangunan yang berbentuk tegak lurus terhadap pantai yang ditempatkan pada kedua sisi muara. Pemakaian tersebut digunakan untuk membatasi proses pendangkalan pada alur oleh sedimen yang terletak di sekitar pantai. Penggunaan jetty dermaga panjang dapat sangat membantu transport sedimen sejauh pantai yang dapat tertahan di bagian alur pelayarannya. Keadaan gelombang ini tidak akan mengalami pecah sehingga dapat memberikan kemungkinan kapal dapat masuk pada muara.

Baca Juga : Bollard Dermaga

Macam-Macam Bentuk Jetty Dermaga (Pier)

Penggunaan jetty dermaga (pier) dengan bentuk jembatan yang dipakai untuk memenuhi kebutuhan penambatan kapal di perairan yang dangka. Terdapat juga beberapa macam bentuk jembatan jetty (pier) diantaranya seperti :

  • Pier dengan Bentuk T atau L

Penggunaan jembatan dermaga dengan bentuk T atau L ini dapat dimanfaatkan apabila laut memiliki kedalaman yang diisyaratkan jauh dari pantai, sehingga antara dermaga maupun pantai dapat saling terhubung dengan menggunakan jembatan penghubung.

Biasanya, pier dengan bentuk ini menggunakan bentuk jembatan tegak lurus terhadap dermaga. Maka dari bentuk pier dari kejauhan mirip seperti huruf T atau L. Pelabuhan Ambon merupakan salah satu contoh Pelabuhan yang menggunakan bentuk pier ini.

  • Pier dengan Bentuk Jari

Bentuk dari dermaga yang satu ini memiliki garis kedalaman pada kolam terbesar yang menjorok ke laut. Pada pier jenis ini dianggap sangat efisien karena dapat dimanfaatkan pada pelabuhan kapal dengan muatan umum atau pelabuhan dengan aktivitas umum untuk masyarakat. Terdapat beberapa contoh Pelabuhan dengan pier ini diantaranya meliputi, Pelabuhan Tanjung Priok dan Pelabuhan Tanjung Perak.

Pemakaian dermaga bertipe Jetty dapat juga berupa dermaga terapung. Pada umumnya, jetty dermaga dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan seperti kapal-kapal penumpang pada jenis dermaga angkutan sungai ataupun danau. Jenis dermaga ini tidak memerlukan bangunan yang kuat sebagai penahan muatan dari barang yang akan didistribusikan menggunakan kapal.

Bagaimana Kegunaan dari Pembangunan Jetty Dermaga

Pembangunan jetty dermaga sebenarnya dimaksudkan untuk mencegah terjadinya proses pendangkalan garis pantai yang diakibatkan oleh proses sedimentasi. Proses tersebut disebabkan oleh adanya arus air laut hingga menuju ke garis pantai.

Apabila terjadi pendangkalan. Maka hal tersebut dapat mengganggu arus lalu lintas dari kapal yang akan melewati perairan. Berikut terdapat beberapa fungsi dari pembangunan infrastruktur jetty dermaga (pier) seperti :

  • Pengurangan pada Pendangkalan Alur

Jetty merupakan salah satu dari jenis dermaga yang memiliki kegunaan untuk membatasi semua pendangkalan alur yang ditimbulkan oleh proses sedimentasi pada sekitar pantai.

Proses dari pengendapan tersebut secara khusus terjadi pada muara kapal. Hal tersebut dapat menggangu lalu lintas perairan. Maka dari itu, pentingnya memakai jetty untuk membantu menahan belokan.

  • Penanggulangan Banjir

Pemakaian jetty dapat ditujukan untuk mengurangi masalah terjadinya bencana banjir. Selain itu, pembangunan jetty juga memiliki kegunaan untuk menanggulangi masalah banjir yang sering terjadi.

Baca Juga : Rubber Fender Dermaga

jenis jetty dermaga dan kegunaanya

Jenis-Jenis Pembangunan Infrastruktur Jetty

Kebutuhan pada infrastruktur pelabuhan dan laut sangatlah penting untuk menunjang pembangunan bertipe jetty maupun dermaga. Berikut ini beberapa jenis-jenis pembangunan dermaga di berbagai pelabuhan di Indonesia, antara lain :

  • Jetty Panjang

Jenis jetty panjang ini biasanya dibangun dengan cara penempatan pada bagian ujung panjang yang terletak di luar gelombang pecah. Tujuan dari pembangunan jenis jetty ini ditujukan untuk membatasi masuknya endapan ke muara.

Selain itu, pemakaian konstruksi dari bangunan ini dapat meningkatkan efisiensi biaya konstruksi dalam jumlah yang cukup banyak. Apabila tujuan pembangunan dermaga tersebut ditujukan hanya sekedar penanggulangan bencana banjir, maka pembangunan tersebut tidak akan sesuai serta tidak akan ekonomis.

  • Jetty Sedang

Jenis jetty sedang ini biasa digunakan untuk menahan sebagian distribusi sedimen yang terdapat pada sepanjang pantai. Jenis jetty sedang ini dapat diletakan apabila bagian ujungnya berada diantara permukaan air yang mengalami gelombang pecah. Kebutuhan akan dana pembangunan konstruksi ini cenderung lebih murah dibandingkan pengeluaran biaya pembangunan jetty panjang.

  • Jetty Pendek

Jenis jetty pendek ini umumnya dibangun apabila kaki pada bagian ujung bangunan berada pada permukaan air surut. Kegunaan dari jenis jetty pendek ini dapat digunakan sebagai penahan belokan pada muara. Selain itu, jetty pendek tersebut mampu memusatkan aliran air yang sesuai dengan alur yang sudah terbuat. Hal tersebut dilakukan agar jetty dapat mengerosi atau mengurangi resiko endapan.

Pemakaian jetty sangatlah penting karena fungsi penggunaannya memang ditujukan untuk mengatasi endapan sedimen yang ada di bibir pantai. informasi di atas dapat membantu Anda mengenal jetty dermaga dan kegunaannya untuk penggunaan yang lebih baik untuk pelabuhan maupun pantai.

Baca Juga : Pengertian, Jenis dan Tipe Dermaga